
Mini Lokakarya Eksternal di Aula Puskesmas Jenggawah
KUA Kecamatan Jenggawah turut serta dalam kegiatan Mini Lokakarya Eksternal yang digelar di Aula Puskesmas Jenggawah pada Kamis (05 Februari 2026). Kegiatan ini merupakan pertemuan lintas sektor yang melibatkan camat, kepala Puskesmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemangku kepentingan lain untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung program kesehatan ibu dan anak di wilayah Jember. Lokakarya juga menjadi ruang diskusi strategis tentang peningkatan peran semua pihak dalam menyukseskan inisiatif kesehatan yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.
Pembahasan utama dalam kegiatan tersebut adalah Gerakan Cinta Kesehatan Ibu dan Anak, sebuah program prioritas Pemkab Jember yang bertujuan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Balita (AKBa), serta prevalensi stunting melalui pemberdayaan tenaga kesehatan dan masyarakat. Program ini sebelumnya telah diluncurkan secara resmi melalui Gerakan 1.200 Tenaga Kesehatan yang digagas Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, dan diikuti oleh tenaga kesehatan dari seluruh puskesmas di Jember untuk memperkuat pelayanan kesehatan reproduksi dan gizi keluarga.
Dalam lokakarya, peserta dari KUA Jenggawah aktif berdiskusi mengenai bagaimana peran lembaga keagamaan dalam mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pemenuhan gizi, serta pencegahan pernikahan dini yang bisa berdampak pada risiko kesehatan ibu dan anak. Pendekatan lintas sektor seperti ini diharapkan mampu memperkuat pesan moral sekaligus teknis dalam mendukung keluarga dan masyarakat menerapkan pola hidup sehat sejak dini.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan program Jember Cinta Kesehatan Ibu dan Anak dapat berjalan sinergis di tingkat kecamatan dan desa. Dengan keterlibatan KUA serta institusi lain di Kecamatan Jenggawah, penyelenggara berharap layanan kesehatan dan edukasi masyarakat akan makin efektif, sehingga target penurunan AKI, AKBa, dan stunting dapat dicapai sesuai dengan rencana pembangunan kesehatan daerah.
.jpeg)
