Bekali 25 Pasang Catin, KUA Jenggawah Gandeng Puskesmas dan Kecamatan dalam Bimwin Angkatan IX

 

Bimbingan Perkawinan Angkatan IX

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jenggawah kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan IX pada Rabu (13/05/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula KUA Jenggawah tersebut diikuti oleh 25 pasang calon pengantin (catin) yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.

Kegiatan Bimbingan Perkawinan dibuka secara langsung oleh Kepala KUA Jenggawah, Mursyid. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa bimbingan perkawinan menjadi bekal penting bagi calon pengantin dalam membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan bertanggung jawab. Menurutnya, pernikahan tidak hanya dipersiapkan secara administratif, tetapi juga harus dipahami dari aspek mental, sosial, maupun kesehatan keluarga.


 

Mursyid juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memberikan edukasi kepada calon pengantin. Oleh sebab itu, pada pelaksanaan Bimwin Angkatan IX kali ini, KUA Jenggawah kembali berkolaborasi dengan Puskesmas Jenggawah dan Kantor Kecamatan Jenggawah guna memberikan materi yang komprehensif kepada peserta.

Materi pertama setelah pembukaan disampaikan oleh Rike Putri Prastina dari pihak Puskesmas Jenggawah. Dalam pemaparannya, Bidan Rike memberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, serta pentingnya menjaga kesehatan pasangan sejak sebelum menikah. Ia juga mengingatkan para catin agar memahami pola hidup sehat demi menciptakan keluarga yang berkualitas.

 


Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Erina Fitriyawati yang mewakili Kantor Kecamatan Jenggawah. Dalam kesempatan tersebut, Erina memberikan pemahaman tentang program keluarga berencana, kesiapan membangun rumah tangga, serta pentingnya komunikasi dan kerja sama dalam kehidupan keluarga.

Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Dengan terselenggaranya Bimbingan Perkawinan Angkatan IX ini, KUA Jenggawah berharap para calon pengantin dapat memiliki kesiapan yang lebih matang dalam memasuki kehidupan rumah tangga serta mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.